Ø
RESIKO KEAMANAN KOMPUTER
- Kejadian / tindakan yang menyebabkan kerusakan hardware,software,data,informasi
Ø
CYBERCRIME
- Tindakan ilegal yang berbasis internet atau crimeware dibagi menjadi 7 :
1.
HACKER : seseorang yang mengakses computer /
jaringan secara ilegal
I.
BLACK-HAT HACKER : kelompok yang tidak
mengindahkan etika/melakukan exploitasi system untuk pribadi
II.
WHITE – HAT HACKER : Kelompok yang dapat bekerja
sendiri dengan client untuk mengamankan system
III.
GRAY – HAT HACKER
2.
CRAKER : mengakses computer / jaringan secra
ilegal untuk merusak data,mencuri info,dll kemampuan tingkat tinggi
3.
SCRIPT KIDDLE : sama dengan cracker tapi tidak
punya kemampuan teknis dan pengetahuan
4.
CORPORATE SPIES : merusak computer khusus dan
mencuri data milik orang untuk mengidenfikasi resiko keamanan
5.
UNETHICAL EMPLOYEES : merusak computer karyawan
lain untuk berbagai alas an
6.
CYBER EXTORNONIST/PEMERASAN : menggunakan email
untuk pemerasan
7.
CYBERTERRORIST : menggunakan internet untuk
menghancurkan computer untuk politik
Ø
CYBERWARFARE
è Serangan
tujuannya menonaktifkan jaringan computer pemerintah untuk melumpuhkan negara
Ø
SERANGAN JARINGAN DAN INTERNET
I.
Serangan virus
II.
Kegagalan system
III.
Menggunakan dan akses yang tidak di izinkan
IV.
Pencurian informasi
V.
Pencurian hardware dan software
Ø
ONLINE SECURITY SERVICE YANG POPULER
1.
Audit My PC
2.
MC Afee free scan
3.
Symantac security check
4.
Trend micro hause call
Ø
VIRUS KOMPUTER
- Program computer untuk merusak computer dengan mengubah kerja computer tanpa sepengetahuan dan izin
1.
WARM : member banyak dirinya secara
berulang-ulang
2.
TROJAN HORSE : menyembunyikan program
3.
ROOZKIT : menyembunyikan untuk mengambil control
penuh terhadap computer
Ø
TANDA
DARI KOMPUTER TERINFEKSI VIRUS tsb :
1.
Komputer mulai berjalan sangat lambat, ini juga
bisa terjadi karena banyaknya shortcut program yang anda install dan berjalan
di background
2.
Munculnya
file-file aneh di folder tertentu. Misalnya file yang bernama sama dengan file
dokumen atau nama folder
3.
Komputer
sering restart atau mati sendiri sewaktu-waktu atau anda membuka program khusus
seperti Task Manager, anti virus dan lainnya
4.
Adanya
logo tertentu jika anda klik kanan My Computer > Properties
5.
Hilangnya
beberapa opsi di komputer atau program tidak bisa berjalan, seperti tidak bisa
membuka Folder Options atau menunya hilang, tidak bisa menjalankan Registry
Editor, Membuka kotak Run, Command Prompt dan lainnya
6.
Program
Anti virus dan sejenisnya tidak bisa berjalan
7.
Terkadang muncul pesan-pesan aneh seperti puisi
dan sejenisnya
Ø Tips yang
sangat ampuh untuk menghapus/membersihkan virus :
1. Cari lokasi
virus, terutama asal virus ini berjalan di komputer (induknya). Jika mengalami
kesulitan, bisa dibaca artikel tentang Tips mendeteksi keberadaan Virus-
Setelah diperoleh, diperhatikan (catat) keterangan seperti ukuran file,
tanggalnya (walaupun virus bisa berubah-ubah ukuran dan tanggalnya, tetapi
sebagian ukuran dan tanggalnya selalu sama. Bisa dicari file yang sejenis dan
dicatat lokasinya.
2. Setelah
didapat, gunakan salah satu Bootable CD dan restart komputer agar booting dari
CD (Anda mungkin perlu menyetting BIOS-nya dulu agar Boot pertama kali
CD/DVD-ROM).
3. Buka
program file manager, yang tersedia. Jika windowsnya NT, XP atau diatasnya,
pastikan program tersebut mendukung membaca format NTFS
4. Cari file
virus dan hapus atau jika masih ragu, direname saja dari *.exe menjadi *.vrs
(misalnya). Untuk menyakinkan, gunakan fasilitas search untuk mencari file
dengan ukuran yang sama atau tanggal yang hampir sama. Jika ditemukan bisa
direname
5. Kembali
restart komputer dan cek lagi
Ø Cara virus
masuk ke computer,ketika penggunaan :
1. Membuka
file yang terinfeksi
2. Menjalankan
program yang terinfeksi
3. Membuka attachment
email yang terinfeksI
Ø Cara virus menyebarkan pada computer :
1. Penyebaran
Virus Dari Media Eksternal
->Ketidak hati-hatian user dalam menggunakan media
eksternal paling sering terjadi, contohnya flashdisk. Kita sering kali
menggunakan satu flashdisk untuk sharing data dari satu komputer ke komputer
lainnya. Hal inilah yang sering diabaikan oleh user, karena setelah sebuah
flashdisk digunakan dikomputer lain tanpa melakukan scanning total terlebih
dahulu user langsung mengakses isi flashdisk tersebut.
Biasanya antivirus memiliki fitur scan otomatis saat
flashdisk dipasang di USB port sebuah PC/laptop, jika muncul pemberitahuan
kalau flashdisk dalam keadaan bersih atau aman, sebaiknya jangan langsung
mengakses isi flashdisk tersebut, lakukan scanning total terlebih dahulu, agar
benar-benar yakin kalau flashdisk dalam keadaan bersih. Agar lebih maksimal
lagi gunakan dua antivirus yang berbeda, dalam hal ini memang akan memakan
waktu yang sedikit lama, tapi hasilnya akan lebih aman.
Catatan : Untuk penggunaan dua antivirus dalam satu PC
/ laptop sebaiknya kedua antivirus tersebut tidak yang berkapasitas besar agar
tidak membebani kinerja dari PC / laptop, kita bisa menggunakan
mengkombinasikan satu buah antivirus yang berat dan satu buah lagi yang ringan
(Disini saya menggunakan Avast dan Smadav).
2. Penyebaran
Virus Melalui Media Internet
->User yang tidak hati-hati sering kali penasaran
dan tertarik dengan link aneh yang dikirimkan ke akun jejaring sosial ataupun
email. Karena rasa ingin tahu inilah yang membuat user mengklik link tersebut
bahkan hingga mendownload sebuah virus kedalam PC/laptopnya.
Untuk mengatasi hal ini, sobat bisa ikuti sedikit
langkah sederhana berikut ini :
Jangan mengklik/membuka link yang dikirimkan oleh
orang yang tidak kita kenal, apa lagi link tersebut terkesan menarik perhatian.
Gunakan antivirus yang memiliki kemampuan Internet
Security.
Ø Cara mencegah virus email dan worms :
Aturan 1:
Identifikasi - Memahami sifat lampiran adalah langkah pertama menuju
keselamatan email. Setiap jenis lampiran executable memiliki potensi untuk
terinfeksi.Ini mencakup berbagai ekstensi.Masalah rumit adalah bahwa, secara
default, Windows menekan ekstensi file. Pastikan Anda memiliki ekstensi file
viewing diaktifkan. {I] Petunjuk: Jika Anda tidak yakin apa ekstensi file
adalah, mendaftar untuk Dasar Windows bebas kursus online.
Aturan 2: Intent -
Lampiran jenis eksekusi tidak boleh dibuka kecuali secara khusus diminta atau
diharapkan. Karena worm email dikirim ke alamat yang terdapat pada mesin
pengguna yang terinfeksi, hanya mengetahui pengirim ada bukti niat - mereka
mungkin terinfeksi. Bahkan, kemungkinan besar sebuah worm email akan datang
dari seseorang yang Anda kenal dan pengirim.
Aturan 3: Kebutuhan
- Ini adalah aturan sederhana untuk diikuti, tapi satu yang banyak orang
mengabaikan. Jika Anda tidak perlu lampiran, jangan dibuka. Hapus email sebagai
gantinya.
Aturan 4: Secure
klien Anda - Sampai saat ini, cacing banyak email dan virus telah mengambil
keuntungan dari kerentanan keamanan ditemukan dalam Microsoft Outlook dan
Outlook Express. Namun, setiap mail client yang mendukung HTML dan scripting
harus dipertimbangkan pada risiko. Untuk petunjuk tentang pengamanan mail
client tertentu, memilih dari daftar di bawah ini:
Aturan 5: Patch
sistem anda - Microsoft rutin merilis patch keamanan sekitar 100 per tahun.
Mengikuti perkembangan ini dan pemahaman yang relevan bagi sistem anda dapat
menjadi tugas menakutkan.Untuk membantu meringankan rasa sakit, Microsoft
menyediakan update situs Windows. Situs secara otomatis akan memindai sistem
Anda dan memberikan daftar rekomendasi pembaruan yang spesifik untuk sistem
operasi Anda. Instal pembaruan ditandai sebagai "Kritis".Dan ingat -
keamanan tidak pernah pasif. Ini adalah proses yang berkelanjutan dan
kerentanan baru terus ditemukan. Kunjungi situs update Windows bulanan untuk
memastikan semua patch yang diperlukan diinstal.
Ø Program anti virus :
1. Microsoft
Security Essentials
- Released by Microsoft in late 2009, Microsoft Security Essentials sports more than a typically verbose Microsoft name: it’s also a really good antivirus. Lightweight enough to run on older machines without crippling their performance, yet competent enough to handle most viruses and malware out there.
- Perhaps the best part of MSE is its simplicity. As you can see, the user interface is really clear, with large buttons for the most basic functions. This is important if you’re setting it up on a computer for someone who is not computer-savvy.
2.
AVG Free
- This one recently topped our Movers and Shakers list of the top downloaded free anti-virus programs. But just because AVG is popular doesn’t mean it’s not great.
- AVG has become synonymous with free anti-virus, and there’s a reason for this: AVG offers complete malware protection, with considerably less bloat than the top pay-to-use antivirus clients. And while AVG Free does constantly remind you that you could pay for the professional version of the program, it does this without ever getting in the way of the program’s core purpose: protecting you from viruses.
Though when it comes to upgrading one version of AVG to another, you need to make sure you’re good at reading what’s on screen, because the free download is only available via a tiny link at the bottom of the screen””the site really wants you to get the paid version. When upgrading to version 9 recently, for example, check out how hidden the free download was:
3. Avira Free
In terms of simplicity, Avira’s right up there with MSE. It’s fairly lightweight, too, so the comparison is quite apt. While Avira does have a paid professional version to peddle, much like AVG, it’s not quite as aggressive as AVG in peddling it. I’d say Avira is solid and worth looking into for sure.
Ø BOTNETS :
- Botnet, atau Robot Network, atau Pasukan Zombie, adalah idiom untuk sekelompok komputer yang telah diinfeksi oleh software-software jahat (malware). atau botnet merupakan kegiatan menyusupkan program-program tertentu kepada server-server komputer dimana program-program tersebut biasanya disusupkan sebagai worms, Trojan horse, atau backdoors, di bawah perintah Master Refer dan dikendalikan dengan sebuah remote. Kemudian malware yang disusupkan pada komputer tersebut bertugas untuk mencuri data-data penting (login, informasi credit card dan sebagainya), kemudian menginfeksi komputer lain
Ø TYPICAL
BOT LIFECYCLE
- Terlepas dari topologi yang digunakan, model bot lifecycle adalah sebagai berikut:
1.
Creation. Botmaster akan mengembangkan software
bot-nya dengan cara memperbaiki kode yang sudah ada atau menambahkan beberapa
fitur di dalam botnya.
2.
Infection. Ada beberapa cara kemungkinan yang
dilakukan oleh bot dalam menginfeksi komputer yang menjadi korbannya,
contohnya: software vulnerabilitas, Drive-by download, Trojan horse, email
attachment,dan lain-lain.
3.
Rallying.
Setelah bot mengambil alih hak komputer korban, bot akan mengumpulkan
informasi-informasi yang dibutuhkan yang akan dilaporkan pada botmaster.
4.
Waiting. Sambil mengumpulkan informasi, bot akan
menunggu perintah yang berasal dari botmaster melalui C&C Server.
5.
Executing. Apabila botmaster telah mendapatkan
informasi yang dibutuhkan maka melalui Server C&C, botmaster akan
memberikan perintah kepada bot untuk melakukan aktifitas kejahatan seperti
DDoS, sending spam, dan sebagainya.
1. Spamming
Spamming adalah
kegiatan mengirim email palsu dengan memanfaatkan server email yang memiliki
“smtp open relay” atau spamming bisa juga diartikan dengan pengiriman informasi
atau iklan suatu produk yang tidak pada tempatnya dan hal ini sangat mengganggu
bagi yang dikirim.
2. Hacking
Hacking adalah
kegiatan menerobos program komputer milik orang/pihak lain. Hacker adalah orang
yang gemar ngoprek komputer, memiliki keahlian membuat dan membaca program
tertentu, dan terobsesi mengamati keamanan (security)-nya.“Hacker” memiliki
wajah ganda; ada yang budiman ada yang pencoleng. “Hacker” budiman memberi tahu
kepada programer yang komputernya diterobos, akan adanya kelemahan-kelemahan
pada program yang dibuat sehingga bisa “bocor” agar segera diperbaiki.
Sedangkan, hacker pencoleng, menerobos program orang lain untuk merusak dan
mencuri datanya.
3. Malcious Software (Malware)
Malware (Malcious
Software) adalah aplikasi komputer yang khusus dibuat dengan tujuan mencari
kelemahan dan celah dari software. Malware terdiri dari pemrograman (kode,
script, konten aktif, dan perangkat lunak lain) yang dirancang untuk menganggu
atau menolak software dengan tujuan untuk mengumpulkan informasi yang mengarah
pada hilangnya privasi/eksploitasi/mendapatkan akses tidak sah ke sumberdaya
sistem.
4. Snooping
Snooping adalah
suatu pemantauan elektronik terhadap jaringan digital untuk mengetahui password
atau data lainnya. Ada beragam teknik snooping atau juga dikenal sebagai
eavesdropping, yakni: shoulder surfing (pengamatan langsung terhadap display
monitor seseorang untuk memperoleh akses), dumpster diving (mengakses untuk
memperoleh password dan data lainnya), digital sniffing (pengamatan elektronik
terhadap jaringan untuk mengungkap password atau data lainnya).
5. Sniffing
Sniffing adalah
penyadapan terhadap lalu lintas data pada suatu jaringan komputer.Contohnya
anda adalah pemakai komputer yang terhubung dengan suatu jaringan dikantor.
Saat Anda mengirimkan email ke teman Anda yang berada diluar kota maka email
tersebut akan dikirimkan dari komputer Anda trus melewati jaringan komputer
kantor Anda (mungkin melewati server atau gateway internet), trus keluar dari
kantor melalui jaringan internet, lalu sampai diinbox email teman Anda. Pada
saat email tersebut melalui jaringan komputer kantor Anda itulah aktifitas
SNIFFING bisa dilakukan. Oleh siapa? Bisa oleh administrator jaringan yang
mengendalikan server atau oleh pemakai komputer lain yang terhubung pada
jaringan komputer kantor anda, bisa jadi teman sebelah Anda. Dengan aktifitas
SNIFFING ini email Anda bisa di tangkap/dicapture sehingga isinya bisa dibaca
oleh orang yang melakukan SNIFFING tadi.
6. Spoofing
Spoofing adalah
teknik yang digunakan untuk memperoleh akses yang tidak sah ke suatu komputer
atau informasi dimana penyerang berhubungan dengan pengguna dengan berpura-pura
memalsukan bahwa mereka adalah host yang dapat dipercaya “hal ini biasanya
dilakukan oleh seorang hacker atau cracker”.
7. Pharming
Pharming adalah
situs palsu di internet, merupakan suatu metode untuk mengarahkan komputer
pengguna dari situs yang mereka percayai kepada sebuah situs yang mirip.
Pengguna sendiri secara sederhana tidak mengetahui kalau dia sudah berada dalam
perangkap, karena alamat situsnya masih sama dengan yang sebenarnya.
8. Defacing
Defacing adalah
kegiatan mengubah halaman situs/website pihak lain, seperti yang terjadi pada
situs Menkominfo dan Partai Golkar, BI dan situs KPU saat pemilu 2004 lalu.
Tindakan deface ada yang semata-mata iseng, unjuk kebolehan, pamer kemampuan
membuat program, tapi ada juga yang jahat, untuk mencuri data dan dijual kepada
pihak lain.
9. Phising
Phising adalah
kegiatan memancing pemakai komputer di internet (user) agar mau memberikan
informasi data diri pemakai (username) dan kata sandinya (password) pada suatu
website yang sudah di-deface. Phising biasanya diarahkan kepada pengguna online
banking. Isian data pemakai dan password yang vital yang telah dikirim akhirnya
akan menjadi milik penjahat tersebut dan digunakan untuk belanja dengan kartu
kredit atau uang rekening milik korbannya.
10. Jamming
Jamming adalah
aksi untuk mengacaukan sinyal di suatu tempat. Dengan teknik ini sinyal bisa
di-ground-kan, sehingga sinyal tidak bisa ditangkap sama sekali. Jamming akan
lebih berbahaya apabila dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab
(misalh : teroris), yang dengan aksinya megngakibatkan jaringan di suatu kota
lumpuh (dalam rangka melancarkan aksi terornya).
Ø PERLINDUNGAN
TERHADAP BOTNETS,DOS ATTACTK,BACK DOORS,SPOOFING :
I.
FIREWALLS
: perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman
untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak
aman
# JENIS JENIS FIREWALL :
i.Personal
Firewall: Personal Firewall didesain untuk melindungi sebuah komputer yang
terhubung ke jaringan dari akses yang tidak dikehendaki. Firewall jenis ini
akhir-akhir ini berevolusi menjadi sebuah kumpulan program yang bertujuan untuk
mengamankan komputer secara total, dengan ditambahkannya beberapa fitur
pengaman tambahan semacam perangkat proteksi terhadap virus, anti-spyware,
anti-spam, dan lainnya. Bahkan beberapa produk firewall lainnya dilengkapi
dengan fungsi pendeteksian gangguan keamanan jaringan (Intrusion Detection
System). Contoh dari firewall jenis ini adalah Microsoft Windows Firewall (yang
telah terintegrasi dalam sistem operasi Windows XP Service Pack 2, Windows
Vista dan Windows Server 2003 Service Pack 1), Symantec Norton Personal
Firewall, Kerio Personal Firewall, dan lain-lain. Personal Firewall secara umum
hanya memiliki dua fitur utama, yakni Packet Filter Firewall dan Stateful
Firewall.
ii.Network
Firewall: Network Firewall didesain untuk melindungi jaringan secara
keseluruhan dari berbagai serangan. Umumnya dijumpai dalam dua bentuk, yakni
sebuah perangkat terdedikasi atau sebagai sebuah perangkat lunak yang
diinstalasikan dalam sebuah server. Contoh dari firewall ini adalah Microsoft
Internet Security and Acceleration Server (ISA Server), Cisco PIX, Cisco ASA,
IPTables dalam sistem operasi GNU/Linux, pf dalam keluarga sistem operasi Unix
BSD, serta SunScreen dari Sun Microsystems, Inc. yang dibundel dalam sistem
operasi Solaris. Network Firewall secara umum memiliki beberapa fitur utama,
yakni apa yang dimiliki oleh personal firewall (packet filter firewall dan
stateful firewall), Circuit Level Gateway, Application Level Gateway, dan juga
NAT Firewall. Network Firewall umumnya bersifat transparan (tidak terlihat)
dari pengguna dan menggunakan teknologi routing untuk menentukan paket mana
yang diizinkan, dan mana paket yang akan ditolak.
II.
INSTRUSION
DETECTING SOFTWARE :Menganalisis lalu lintas jaringan,mengidenfikasi
intrusi yang tidak sah
III.
HONEY POTS : cara untuk menjebak / menangkal usaha penggunaan tak terotorisasi
dalam system informasi
Dwi Wulan (201470051)
Mata Kuliah: Aplikasi Komputer( Selasa 10.30-12.10)
Nama Dosen: Dicky Supriatna, S.Kom.,MTI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar