Minggu, 28 September 2014

Chapter 8 - Operating System and Utility Programs (Pertemuan Ke 6)

Utility Programs


Sebuah program dari utilitas, juga disebut utilitas: adalah sebuah jenis dari software yang memungkinkan pengguna untuk melakukan tugas-tugas pemeliharaan.

Fungsi yang disediakan pada program utilitas meliputi;

  1. File Manager
    Utilitas yang melakukan fungsi yang berkaitan dengan file manajemen. Beberapa fungsi file managemen bahwa file manager melakukan yang menampilkan daftar file, mengatur file dalam folder, menyalin (coppy), mengubah nama (renaming), menghapus (deleting), memindahkan (moving), menyortir file dan folder (sorting files and folders), dan membuat shortcuts (creating shortcuts).
  2. Search Utility
    Utilitas untuk mencari sebuah file sesuai dengan kriteria-kriteria yang pengguna spesifikasikan.
  3. Imager Viewer
    Untilitas yang memungkinkan pengguna untuk menampilkan, menyalin dan mencetak isi dari grafis seperti foto.
  4. Uninstaller
    Utilitas yang berfungsi untuk menghapus program serta entri terkait dalam file sistem.
  5. Disk Cleanup
    Percaharian utilitas pengguna untuk menemukan dan menghapus file-file yang tidak diperlukan. File yang tidak perlu mungkin termasuk file download program, file-file sementara internet, menghapus file serta file program yang tidak terpakai.
  6. Disk Defragmenter
    Utilitas yang merorganisasi file dan ruang yang tidak terpakai di hardisk sebuah komputer sehingga sistem operasi mengakses data lebih cepat dan program berjalan lebih cepat. Defragmenting disk, atau reorganisasi sehingga file tersebut disimpan di sektor-sektor yang berdekatan, memecahkan masalah ini.
  7. Backup and Restore Utilities
    Utilitas yang memungkinkan pengguna untuk menduplikasikan file.
  8. Screen Saver
    Utilitas yang menyebabkan tampilan layar yang merancang untuk menampilkan gambar bergerak atau layar kosong jika tidak ada aktivitas keyboard atau mouse terjadi untuk waktu tertentu.
  9. Personal Firewall
    Program utilitas untuk mendeteksi dan menjaga program pribadi kita dari percobaan program-program yang tidak di inginkan.
  10. Antivirus Programs
  • Virus menggambarkan program komputer yang berpotensi merusak yang mempengaruhi, atau menginfeksi, komputer negatif. 
  • Worm dan trojan horse adalah malware. 
  • Worm seperti Sasser atau Klez, menyalin dirinya sendiri berulang kali, dalam memori atau melalui jaringan. 
  • Seekor Trojan Horse menyembunyikan di dalam atau tampak seperti sebuah program yang sah. 
Tanda - tanda terkena virus :
  • Pesan yang tidak biasa atau gambar yang ditampilkan pada layar komputer
  • Suara yang tidak biasa atau musik secara acak
  • Memori yang tersedia kurang dari apa yang harus tersedia
  • Program atau file tiba-tiba hilang
  • Program yang tidak diketahui atau file muncul misterius
  • Ukuran file perubahan tanpa axplanation
  • File menjadi rusak
  • Program atau file tidak bekerja dengan benar
  • Sistem perubahan sifat
  • Komputer beroperasi lebih lambat dari biasanya
Cara Untuk Menghilangkan Virus :
  • Scan Virus



Dipublikasikan oleh: Tiara Ibni (201470052)
Mata Kuliah: Aplikasi Komputer (selasa 10.30-12.10)
Nama Dosen: Dicky Supriatna, S.Kom.,MTI

Minggu, 21 September 2014

Operating System and Utility Program (pertemuan ke 5)

Sistem software dibagi 2, yaitu operating system dan utility program. Sistem softeware berfungsi untuk mengkomunikasikan perangkat-perangkat komputer agar menjadi satu kesatuan

Sistem operasi adalah sebuah set dari program-program yang mengandung intruksi-intruksi yang secar bersama-sama mengkoordinasikan untuk seluruh aktivitas-aktivitas seluruh sumber daya komputer. Contoh: Windows 8, Android, dan Mac OS



Fungsi dari sistem operasi adalah

1.  Proses starting dan shut down komputer

Proses starting atau merestart komputer disebut dengan booting. Booting dibagi menjadi 2, yaitu cold boot, dan warm boot. Ketika menyalakan komputer yang telah dimatikan sepenuhnya, anda melakukan Cold Boot. Warm boot adalah proses menggunakan sistem operasi untuk me-restart komputer
Boot drive adalah pemilihan sebuah drive ketika melakukan start (menyalakan komputer). Drive yang biasanya sudah tersetting di komputer:
a.       Drive A: untuk memasang disket
b.      Drive B: untuk memasang disket 2
c.       Drive C: untuk hardisk
d.      Drive D: untuk hardisk 2 atau slave hardisk
e.       Drive E: untuk CD/DVD
f.       Drive F: untuk flash disk
Recovery Disk, berisi beberapa system file yang akan menyalakan computer. Recovery disk berfungsi untuk mencari dan memperbaiki file yang rusak.
Dalam meng-shutdown computer ada yang powering off the computer (maksudnya benar-benar mematikan computer), dan membuat computer dalam keadaan sleep mode atau hibernate mode
Sebelum membahas mengenai sleep mode dan hibernate mode, kami akan menjelaskan mengenai proses yang terjadi di dalam computer melalui skema di bawah ini.

 

Input akan disimpan di primary storage, lalu akan di proses di CPU. Hasil proses akan disimpan kembali dalam primary storage. Setelah disimpan, barulah hasilnya dapat di simpan di secondary storage atau langsung menjadi output.
Ket: Contoh Secondary Storage: Hardisk, dan flash disk
Contoh Primary Storage: RAM, dan ROM

Itulah proses yang terjadi di dalam computer. Sleep mode adalah keadaan computer yang seperti dimatikan tetapi program-program yang aktif tetap di simpan di primary storage sehingga diperlukan adanya listrik selama sleep mode. Hibernate adalah keadaan computer yang seperti dimatikan tetapi program-program yang aktif di copy dalam secondary storage sehingga tidak perlu adanya listrik selama hibernate.
Keuntungan dari Sleep mode adalah computer cepat diaktifkan, dan kelemahannya adalah tidak dapat menyimpan program jika tidak ada listrik. Keuntungan dari hibernate adalah dapat menyimpan program walau tidak ada listrik, dan kelemahannya adalah computer lama diaktifkan.

2.    Menyediakan User Interface

User interface adalah tampilan untuk pengguna. User interface berguna untuk sebagai perantara antara kita dengan computer.
Graphical user interface, anda berinteraksi dengan menu dan gambar visual seperti tombol dan objek grafis lainnya untuk memberikan perintah. Contoh GUI: desktop.
Commend line interface, anda memberikan perintah dengan cara diketik atau menekan tombol-tombol special pada keyboard (seperti: functions keys atau key combinations)


3.    Mengelola Program

Bagaimana system operasi dapat menangani program-program tersebut, yaitu dengan:
a.       Single user: hanya dipakai oleh 1 orang pengguna
b.      Multi user: dapat dipakai oleh 2 atau lebih orang pengguna
c.       Single tasking: hanya dapat menjalankan 1 program dalam satu waktu. Contoh: Program pada HP zaman dulu.
d.      Multi tasking: menjalankan dua atau lebih program yang berada di memori pada saat yang sama.
e.       Foreground: aplikasi yang sedang tampil/aktif.
f.       Background: aplikasi yang sedang aktif tetapi berada di belakang foreground.
g.      Preemptive multitasking: kemampuan yang memungkinkan pengguna tetap dapat mengoperasikan program sementara ada program lain yang crash.
h.      Multiprocessing: mendukung dua atau lebih prosesor menjalankan program pada saat yang sama. Maksudnya adalah dapat memproses dari berbagai macam software. Multiprocessing harus didukung oleh processor-processor yang canggih, dan kemampuan dari computer itu sendiri.

4.    Mengelola Memory

Tujuan dari memory management adalah untuk mengoptimalkan penggunaan RAM. Jadi memory management ini berfungsi untuk mengatur kapan program harus dihilangkan, diambil, atau disimpan untuk meringankan kinerja RAM.
Visual memory, sistem operasi mengalokasikan sebagian dari media penyimpanan RAM berfungsi sebagai tambahan. Contoh: Hard disk.

5.    Tugas Koordinasi

Sistem operasi yang menentukan urutan tugas yang diproses.

6.    Konfigurasi Perangkat

Driver (kependekan dari device driver) adalah sebuah program kecil yang memberitahu sistem operasi bagaimana berkomunikasi dengan perangkat tertentu.
Plug and play berarti sistem operasi secara otomatis mengkonfigurasi perangkat baru yang Anda instal atau perangkat yang dihubungkan pada computer (seperti: flash disk)

7.    Memonitori Kinerja Komputer

Performance monitor adalah sebuah program yang menilai dan melaporkan informasi tentang berbagai sumber daya komputer dan perangkat. Program ini berfungsi untuk melihat kinerja computer. Untuk mengetahui kinerja computer, dapat dilihat di task manager-performance monitor.








Posting by Hanna Chritianto Yap (201470048)
Mata kuliah: Aplikasi Komputer. Selasa 10.30
Dosen: Dicky Supriatna, S.Kom.,MT